Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Menteri PANRB pastikan persiapan tata kelola ekosistem pendukung MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 16:19:00【Sehat】906 orang sudah membaca
PerkenalanMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyatini menjawab pertan

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyatini memastikan persiapan tata kelola untuk ekosistem pendukung program makan bergizi gratis (MBG), yang rencananya akan diatur dalam bentuk peraturan presiden (perpres).
"Kita siapkan rencana perpres tentang tata kelola, bagaimana ekosistem untuk dukungan MBG-nya, termasuk juga bagaimana tata kelola di dalam MBG-nya sendiri. Jadi, nanti akan keluar rencana perpres yang kaitannya dengan organisasi MBG-nya," kata Menteri Rini di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan, Jakarta, Selasa.
Adapun Kementerian PANRB berperan melakukan penataan tata kelola dan kelembagaan UPT Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (KPPG) dan SPPG serta pemenuhan sumber daya manusia (SDM) yang terlibat.
Selain itu, Kementerian PANRB juga mendorong percepatan transformasi digital dan keterpaduan layanan digital untuk mendukung efektivitas program MBG.
Rancangan Perpres tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG itu secara umum mengatur rangkaian tata kelola penyelenggaraan program MBG agar program dapat berjalan efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Ruang lingkup pengaturan meliputi lima aspek yakni perencanaan; anggaran; manajemen kinerja dan ASN; pengawasan dan pengendalian; serta pengadaan barang/jasa.
Ngak hanya itu, pemerintah juga telah mengatur implementasi MBG melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 28 Tahun 2025 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program Makanan Bergizi Gratis.
Tim koordinasi yang terdiri atas sinergi 13 kementerian/lembaga (K/L) terkait ini bertugas mendukung penyelenggaraan MBG melalui sinkronisasi, koordinasi, monitoring, evaluasi, dan pengendalian penyelenggaraan salah satu program prioritas ini.
"Terkait tim koordinasi untuk percepatan pelaksanaan MBG, tentunya Kementerian PANRB memastikan tata kelola bisa dilaksanakan secara seksama, karena untuk pelaksanaan MBG itu ada dua hal, pemberian MBG-nya, lalu bagaimana dukungan ekosistem dari kementerian dan lembaga," ujar Menteri Rini.
Baca juga: Pemerintah perkuat tata kelola Program MBG lewat tim koordinasi khusus
Baca juga: Sukseskan MBG, Kementerian PANRB perkuat kelembagaan BGN
Baca juga: Kementerian PANRB dorong optimalisasi LAPOR! dalam program MBG
Suka(72619)
Sebelumnya: Benarkah kecoak bisa cemari udara rumah?
Selanjutnya: 11 SPPG 3T di Karimun dalam proses pembangunan
Artikel Terkait
- Menteri PANRB pastikan pemerataan MBG hingga daerah terpencil
- Baznas RI terjunkan tim bantu warga terdampak banjir Cisolok Sukabumi
- New York Umumkan Keadaan Darurat Jelang Penangguhan Bantuan Pangan
- Rendang, alasan HYDE balik lagi untuk konser di Jakarta!
- Resep roti tawar rasa kopi ala Roti O, cocok untuk sarapan dan ngopi
- Ketua PWI Pusat ingatkan wartawan terapkan kode etik dalam pemberitaan
- Harga emas UBS
- TNI AD siapkan ribuan hektare lahan perkuat pasokan bahan pangan MBG
- 2.031 anak terima manfaat MBG Polres Solok Selatan
- Sembilan tewas dan lima lainnya hilang akibat banjir di Vietnam tengah
Resep Populer
Rekomendasi

Kepala BPOM jelaskan potensi pengembangan ATMP ke mahasiswa Beijing

Pembalap Mandalika Racing dirawat di rumah sakit karena kecelakaan

Perpusnas dukung MBG, siapkan bacaan "bergizi" dukung peningkatan literasi

Menkomdigi: Indonesia negara kedua di dunia yang batasi anak bermedsos

Gempa bumi dangkal, magnitudo 4,4 terjadi di Tarakan Kaltara

Puluhan calon relawan SPPG di OKU jalani tes kesehatan

Jumlah SPPG di Banten baru 45 persen dari target 1.200 unit

Gubernur Jatim pastikan BRIN tangani kontainer suspek Cs